Profil Sekolah

Kenal lebih dekat dengan SMP Negeri 245 Jakarta

Sejarah Singkat

SMPN 245 Jakarta Selatan memiliki sejarah panjang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Sebelumnya, sebelum hadirnya Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Petukangan Utara, terdapat sebuah gedung SD Impres yang digunakan sebagai sekolah dasar. Mengingat di Petukangan belum ada SMP, salah seorang tokoh masyarakat mengusulkan agar gedung SD Impres dialihfungsikan menjadi SMP dan dinamakan SMP Petukangan. Pada awalnya, SMP ini berstatus sebagai kelas jauh yang berinduk pada SMP 85 Pondok Labu. SMP 85 KJ tersebut dipimpin oleh Kepala Sekolah, Mohamad Dito, yang dibantu oleh sejumlah guru. Pada periode tersebut, terdapat 4 rombongan belajar (rombels) dengan total 160 siswa. Dana operasional pada waktu itu sebagian besar berasal dari kontribusi orang tua murid, sementara sebagian lainnya dibantu oleh SMP 85 Pondok Labu.

Pada tahun 1987, SMP Petukangan resmi berubah status menjadi SMP Negeri 245 Jakarta, yang kemudian dipimpin oleh Kepala Sekolah, Bapak Saprin, BA. Sejak saat itu, pergantian Kepala Sekolah terjadi setiap kurang lebih 3 tahun sekali. Saat ini, SMPN 245 Jakarta telah berkembang pesat dengan 16 rombongan belajar dan meraih banyak prestasi. Namun, SMPN 245 Jakarta menghadapi tantangan serius terkait keterbatasan lahan dan fasilitas bangunan. Untuk menampung 16 rombel, sekolah ini terpaksa mengorbankan beberapa ruangan penting, seperti laboratorium dan perpustakaan. Saat ini, ruang perpustakaan yang ada memiliki ukuran yang jauh di bawah standar, yaitu hanya 6 x 5,5 meter.

Visi & Misi Sekolah

Komitmen dan arah tujuan masa depan lembaga pendidikan kami

VISI

Tuliskan visi sekolah di sini...

MISI

  1. Tuliskan misi pertama.
  2. Tuliskan misi kedua.
  3. Tuliskan misi ketiga.